12 Makanan Khas Jawa Yang Bisa Jadi Ladang Bisnis Kuliner!

Makanan Jawa yang terkenal “ramah” di lidah dan akan membuat siapa saja jatuh cinta dengan kelezatannya.

Mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur, semua daerah memiliki makanan khas dan super enak masing-masing.

Oleh karena itu, banyak pebisnis yang ingin menjadikan makanan Jawa sebagai ladang bisnis kuliner.

Tak heran, karena bisnis kuliner memang berperan besar dan makan juga menjadi kebutuhan setiap manusia.

Apalagi setiap tahun banyak bermunculan jenis makanan baru dan sukses di pasaran.

Nah, untuk makanan lokal sendiri, dari tahun ke tahun juga semakin banyak penikmatnya.

Hal ini karena masyarakat mulai sadar akan kekayaan masakan Indonesia.

Banyak pebisnis yang mengangkat derajat kuliner tradisional di mata dunia dan tidak kalah dengan kuliner modern.

Jadi, jika ingin membuka usaha kuliner, makanan khas Jawa ini patut dipertimbangkan, lho.

Berikut inspirasinya!


Mie Letek

Makanan khas Jawa - mie lethek - bisnis kuliner
sumber img: travelingyuk.com

Makanan khas Jawa ini, khususnya Bantul, Yogyakarta, biasa disebut mie “kotor”, karena bentuknya yang berantakan.

Tapi jangan salah, meski begitu, rasanya dikenal enak dan sangat menggugah selera.

Bahkan ketika Barack Obama pergi ke Yogya pada tahun 2017, Mie Lethek menjadi salah satu menu wisata kulinernya.

Terbuat dari singkong dan tepung tapioka, mie ini memiliki tekstur yang lembut dan dapat diolah menjadi mie goreng, rebus atau olahan dengan nasi.

Agar lebih nikmat, Anda bisa menambahkan topping di dalamnya seperti telur, daging ayam dan lalapan yaitu lentil, seledri, dan wortel.

Lebih menarik lagi, jika Anda menambahkan menu Mie Letek Level Pedasnya yang dapat dipilih konsumen sesuai dengan seleranya.


Gudeg

Makanan Jawa - gudeg - bisnis kuliner
sumber img: gudegyudjumcenter.com

Gudeg merupakan makanan khas Jawa yang juga sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia.

Menu ini sendiri sudah menjadi makanan favorit masyarakat Yogya sejak tahun 1956 lho.

Makanan ikonik ini memiliki tiga jenis gudeg, yaitu: Gudeg Basah, Gudeg Maggar dan Gudeg kering.

Nah, mungkin Anda bisa mencoba gudeg kering sebagai kawasan bisnis kuliner baru.

Anda bisa menyasar orang-orang yang kangen dengan makanan daerah Yogya namun sulit mendapatkannya karena mereka tinggal di luar kota atau negara.

Mulailah menjualnya secara online, yang memang memiliki cakupan luas dalam hal menjangkau pasar.


salad cingur

Makanan jawa - bisnis kuliner - rujak cingur
sumber img: id.tastemade.com

Selanjutnya ada makanan khas Jawa dari Jawa Timur yaitu rujak cingur.

salad cingur sendiri terdiri dari beberapa potong buah dengan topping cingur (mulut sapi), serta sayuran.

Setelah itu akan ditambahkan bumbu rujak cingur yang diolah dari cabai, petis, gula merah, bawang putih, kacang goreng yang dihaluskan.

Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, makanan khas ini juga menyehatkan karena mengandung beberapa nutrisi seperti vitamin, serat, protein, dan karbohidrat.

Namun perlu Anda ketahui, jika kelezatan rujak cingur sangat bergantung pada rasa dari sambal terasi yang digunakan.

Nah, oleh karena itu, sebelum memulai bisnis kuliner ini, Anda harus meneliti dan mencari supplier sambal terasi yang sesuai dengan keinginan Anda.


Tahu Teknologi

Makanan Jawa - bisnis kuliner - tahu
sumber img: id.tastemade.com

Makanan yang menggugah selera ini berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dengan bumbu yang banyak, lontong, tahu, taoge kecil dan taoge sebagai bahan utamanya.

tahu teknologi sendiri adalah tahu goreng setengah matang dan lontong dipotong kecil-kecil, kemudian disiram dengan bumbu petis.

Anda bisa menambahkan bahan pelengkap seperti kentang goreng, tauge, dan irisan mentimun.

Kemudian, tambahkan pula kerupuk udang dan sedikit bawang goreng saat disajikan ke konsumen.

Hal yang menarik dari Tahu Tek, penjual akan menggunakan gunting untuk memotong bahan makanan, namun setelah selesai memotong, gunting akan berbunyi terus menerus meskipun bahan sudah dipotong dan akan berbunyi tek..tek..tek..

Itulah awal mulanya disebut Tahu Tek.

Kamu bisa membuat aksi ini lebih kreatif, lho.

Coba lakukan memasak langsung menarik, mungkin menambahkan alat musik sebagai pengiring.

Tentu hal ini akan menarik perhatian pelanggan yang datang.

Bahkan, mereka tak segan-segan mengunggah keunikan bisnis Anda di media sosial untuk kemudian viralkan.

Yang pasti, itu akan membawa keuntungan bagi bisnis Anda.


Kopi Joss

makanan khas jawa - kopi joss - bisnis kuliner
sumber img: goodindonesiafood.com

Setelah membahas banyak makanan khas Jawa, rasanya kurang lengkap jika tidak menyertakan minuman ikonik salah satunyaKopi Joss asli Yogyakarta.

Uniknya, kopi ini tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia lho, tapi juga di luar negeri.

Kalau di luar negeri orang biasa menyebutnya Kopi Arang.

Penyajian kopi ini cukup unik dan menarik dari kopi lainnya, dimana penjual Kopi Joss biasanya menggunakan teko atau teko besar sebagai wadah dan memasaknya menggunakan arang.

Tidak hanya itu, ciri khas lainnya adalah ketika disajikan kepada pelanggan, arang tersebut akan dicelupkan ke dalam secangkir kopi untuk diminum.

Menarik bukan?

Nah, mengingat bisnis kopi saat ini sudah banyak pasarnya, mungkin menu ini bisa menjadi inspirasi bisnis kuliner Anda.


Nasi Grombyang

semangkuk nasi grombyang
sumber:wisatapemang.com

Makanan jawa selanjutnya ada disana Nasi Grombyang dari daerah Pemalang.

Hidangan ini unik karena nasi yang disajikan dengan kuah lebih banyak daripada isiannya, sehingga terlihat ‘grombyang-grombyang’ seperti namanya.

Jika ingin menjual Nasi Grombyang, tinggal campurkan nasi dengan daging kerbau dan kuah yang disajikan dalam mangkuk kecil.

Anda juga bisa menambahkan sate sebagai pelengkap.


Nasi Megono

nasi megono bungkus daun pisang
sumber: travel.tribun

Nasi Megono adalah makanan khas Jawa, khususnya Pekolangan.

Makanan ini sering ditawarkan sebagai menu sarapan lho, jadi bisa banget dipersembahkan untuk orang-orang yang sangat suka makan nasi di pagi hari sebelum beraktivitas.

Adapun, Nasi Megono biasanya dibungkus dan isinya juga cukup sederhana, yaitu nasi dengan tumis nangka, dan teri sebagai lauk.

Anda juga bisa menambahkan cabai dan gorengan agar masakan lebih nikmat.

Jual Beras Megono juga membutuhkan modal yang minim karena bahan yang digunakan mudah dan harganya murah.

Jika anda tertarik untuk menjual makanan ini, jangan hanya menjualnya dengan membuka stand di depan rumah atau di pinggir jalan, tapi anda juga bisa keliling kampung/perumahan dengan sepeda motor setiap pagi.

Agar lebih menarik konsumen, buatlah rekaman seperti catatan Tahu Bulat tetapi versi Nasi Megono yang dijual oleh Anda.


rawon

semangkuk rawon jawa dengan telur rebus
sumber img: kooliner.com

Berbicara tentang makanan Jawa, tidak lengkap rasanya jika tidak memasukkan Rawon ke dalam daftar.

rawon sendiri merupakan pilihan kuliner asal Jawa Timur yang berisi irisan daging sapi yang empuk, dengan kuah hitam, dan taoge mentah sebagai toppingnya.

Biasanya Rawon disajikan dengan nasi putih hangat dan pelengkap makanan seperti kerupuk, tempe goreng dan telur asin.

Saat musim hujan tiba, makanan ini bisa menjadi sangat populer karena kuahnya yang gurih, campuran pedas dan manis.

Baca Juga: Terapkan 4 Tips Bisnis Kuliner Saat New Normal


Mie Ongklok

Makanan Jawa, semangkuk mie ongklok
sumber: mnews.co.id

Mie Ongklok menjadi makanan Jawa selanjutnya yang bisa dibilang sebagai bisnis kuliner.

Mie ini termasuk kuliner yang sudah jarang ditemukan, jadi jika Anda menawarkan makanan ini kepada orang yang rindu dengan makanan Jawa, kemungkinan untuk menjualnya besar lho.

Berasal dari daerah Wonosobo, sajian mi ini disajikan dengan cara direbus dan dicampur menggunakan kol dan daun bawang yang dicincang.

Uniknya, kuah dari Mie Ongklok ini dibuat menggunakan tepung kanji.

Sehingga tekstur makanan ini seperti lem dan lebih kental dari mie kuah pada umumnya.

Agar lebih nikmat, Anda bisa menyajikan Mie Ongklok dengan sate sapi, tempe kemul atau keripik tahu.


Lumpia Semarang

sepiring lumpia semarang dengan semangkuk sambal
sumber: tribunnews

Selain makanan berat, ada juga jajanan khas Jawa yaitu Lumpia Semarang.

Dari namanya saja sudah jelas dari mana makanan ini berasal.

Perbedaan antara Lumpia ini dengan yang lain adalah banyaknya variasi konten yang ditawarkan.

Mulai dari ayam, telur, sayuran, udang, atau rebung.

Lumpia ini akan jauh lebih nikmat jika disantap saat masih hangat, ditambah siraman sambal atau cabai merah.

Oleh karena itu, sebagai pilihan, Anda juga bisa menawarkan Lumpia Semarang versi Frozen Food, sehingga pembeli bisa menggorengnya sendiri dan menikmati makanan ini dengan lebih nikmat.


Dawet Ireng

es dawet ireng dalam mangkuk
sumber: viva.co.id

Meski berbicara soal makanan, tidak ada salahnya memasukkan minuman Jawa ke dalam daftar.

Dawet Ireng adalah minuman menyegarkan dari daerah Jawa Tengah yang berbeda dengan Es Dawet kebanyakan karena warnanya yang hitam.

Warna hitam dawet ireng berasal dari bahan alami yaitu abu jerami yang ditambahkan pada saat proses pembuatan cendol.

Rasa minuman ini sangat manis dan menyegarkan, cocok untuk diminum di hari yang panas, atau disajikan sebagai hidangan penutup.


Berbagai Wedang

4 gelas berbagai wedang
sumber: powderminum.id

Wedang dalam bahasa Jawa berarti minuman, namun yang membedakan minuman ini disajikan bersama dengan berbagai bumbu di dalamnya.

Sebagai contoh Wedang jahe, yang terbuat dari Jahe, Gula Jawa yang dipanaskan.

Banyak yang bilang Wedang Jahe itu Teh Jahe, padahal di minuman ini sama sekali tidak ada tehnya.

Selain itu ada Wedang Pokaka, yang terbuat dari berbagai rempah seperti cengkeh, serai, kayu manis, jahe, jeruk purut, daun pandan dan gula pasir.

Rasa Wedang Pokak merupakan perpaduan manis, pedas dan sedikit asam dari jeruk purut.

Di balik itu, Wedang Pokak berkhasiat untuk meredakan sakit kepala dan nyeri haid lho.

Kemudian ada juga Wedang Jaselang yang populer di Malang seperti Wedang Angsle.

Jika Anda ingin membuat Wedang Jaselang, Anda membutuhkan berbagai macam bumbu seperti kayu manis, secang, kapulaga, merica dan jahe.

Yang unik dari minuman ini adalah Wedang Jaselang menggunakan alang-alang sebagai bahan utamanya.

Semua wedang khas jawa biasanya lebih enak disajikan saat hangat, jadi saat cuaca dingin karena hujan minuman ini bisa sangat dicari lho.

Baca Juga: 11 Ide Bisnis Dengan Modal 2 Jutaan Paling Disukai Masyarakat Indonesia


Itulah berbagai inspirasi kuliner dan beberapa minuman khas Jawa yang bisa Anda pertimbangkan sebagai kawasan bisnis kuliner.

Tenang saja, bisnis kuliner memiliki pasar yang sangat besar, karena erat kaitannya dengan kehidupan sosial.

Namun sebenarnya terjun ke dunia bisnis bukanlah hal yang mudah, karena meski pasarnya luas, pesaingnya juga banyak. Namun, jangan biarkan hal itu menghentikan Anda.

Mulailah menghadapi kendala tersebut dengan berinovasi dari daftar makanan di atas dan ciptakan strategi trading terbaik untuk mengembangkan bisnis Anda.

Dengan begitu, bisnis kuliner Anda akan semakin unik dan mampu menarik perhatian pelanggan.

Namun, jika Anda masih terpaut sedikit modal, Anda bisa mendapatkan tambahan modal usaha dari KoinBisnis dari KoinWorks.

Anda bisa mendapatkan dana pinjaman hingga Rp2 miliar dengan harga flat yang terjangkau yaitu 0,75% per bulan.

Yuk, wujudkan impianmu menjadi pebisnis kuliner sekarang juga!