12 Metode dan Instrumen Pembayaran Internasional untuk UKM Indonesia

Berbicara tentang alat pembayaran internasional tentunya sudah bukan hal yang asing lagi bagi para pelaku bisnis, terutama bagi mereka yang memang memiliki bisnis berskala global.

Sedangkan instrumen pembayaran internasional adalah prosedur yang timbul pada saat terjadi transaksi perdagangan dengan negara lain.

Oleh karena itu, mengetahui apa dan bagaimana cara menggunakan alat pembayaran sangat penting, apalagi jika Anda memiliki pemasok yang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

Selain itu, jika ingin memperluas bisnis, Anda juga harus menyiapkan jenis pembayaran yang akan digunakan nantinya.

Ada berbagai metode dan alat pembayaran internasional yang dapat digunakan dalam transaksi perdagangan.

Apa pun?

Yuk, simak selengkapnya!


1. Tunai atau Tunai

Alat pembayaran internasional yang pertama adalah melalui uang tunai atau cash, dan merupakan cara termudah.

Cara ini bisa Anda gunakan saat berada di luar negeri, atau transfer secara manual di bank dengan menyerahkan uang tunai.

Cara pembayaran dengan menggunakan uang tunai atau cash ini biasanya dilakukan jika pihak bisnis sebagai importir dan supplier sebagai eksportir tidak mengetahuinya dengan baik.

Ini dapat digunakan untuk membangun kepercayaan untuk pertama kalinya.

Sedangkan pembayaran dapat dilakukan dalam mata uang rupiah atau mata uang negara lain sesuai dengan kesepakatan dengan konsumen/pemasok.

Selain pebisnis, orang yang biasanya melakukan pembayaran tunai antara lain wisatawan, jamaah haji, tenaga kerja Indonesia (TKI).


2. Periksa

Anda dapat menggunakan cek sebagai alat pembayaran internasional berikutnya.

Proses pembayaran akan dilakukan oleh importir yang mengirimkan cek kepada eksportir melalui bank yang ditunjuk di negara eksportir.

Ke depan, bank yang dimaksud adalah bank yang memang memiliki cabang di negara pengimpor.

Perlu dicatat bahwa transfer dana akan dicairkan jika cek telah divalidasi dengan tanda tangan penulis atau stempel resmi.

Baca Juga: 7 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Mengimpor Barang Dari Luar Negeri


3. Wesel

Wesel atau rekening pertukaran uang telah dikenal sejak dahulu sebagai alat pembayaran, terutama untuk transaksi internasional.

Dengan menggunakan wesel, Anda dapat melakukan transaksi pembayaran di dalam maupun di luar negeri dengan mudah tanpa perlu menggunakan rekening bank.

Jika Anda ingin menggunakan wesel sebagai alat pembayaran internasional, Anda harus mengirimkan formulir pengiriman uang ke penyedia wesel.

Anda bisa menemukannya di Pos Indonesia atau bank konvensional.

Setelah itu, masukkan nomor rekening bank atau nama penerima yang dituju beserta jumlah uangnya.

Penerima uang atau pengirim uang tidak perlu menggunakan rekening bank karena konfirmasi penerimaan akan menggunakan PIN.

Baca Juga: Sederhanakan Hidup Anda Dengan Akun Digital


4. Surat Kredit (L/C)

Dalam perdagangan internasional yang sebenarnya Surat kredit memiliki kesamaan dengan wesel.

Bedanya, jika wesel harus dibayar lunas, maka Surat kredit bisa menggunakan kredit atau cicilan.

Anda sebagai importir dapat mengajukan pinjaman ke bank dan jika bank menyetujui aplikasi kredit Anda, maka Surat kredit akan di isu-kan.

Jadi dapat dikatakan bahwa Surat kredit merupakan pengganti jaminan kredit dan pembayaran bagi eksportir.

Nantinya, jika terjadi keterlambatan pembayaran, pihak bank akan membayarkannya kepada penjual.

Setelah itu, dana yang telah ditebus oleh bank akan menjadi hutang dari pembeli.

Pada prinsipnya alat pembayaran ini akan memudahkan kelancaran transaksi jual beli yang terjadi antar negara.

Cara pembayaran ini dapat digunakan untuk transaksi jika salah satu pihak tidak saling percaya.

Cara ini dinilai lebih aman, terutama bagi Anda yang pernah mengirim barang ke luar negeri namun khawatir barangnya tidak akan terbayar.

Baca Juga: Seberapa Penting Credit Score Untuk Kelancaran Finansial Anda?


5. Transfer Bank

Alat pembayaran internasional ini hampir mirip dengan cek.

Bedanya, cek harus dicairkan terlebih dahulu oleh penerima dana.

Sedangkan jika transfer telegrafik adalah perintah dari pemilik dana asli untuk mentransfer dananya ke rekening lain melalui sistem perbankan otomatis.

Jadi, penerima dana tidak perlu memiliki lembar cek.

Baca Juga: Pinjaman Uang Gratis untuk Bisnis atau Bisnis

Biasanya cara ini dilakukan oleh bank-bank dalam negeri yang ditujukan kepada orang-orang di luar negeri,

Sumber dana yang digunakan bank juga berasal dari rekening Anda sebagai pengirim dana.

Jadi, pastikan Anda memilih bank yang terpercaya karena transaksi menggunakan ini bisa dianggap berisiko tinggi.


6. Kartu Kredit

Berikutnya adalah alat pembayaran internasional yang paling sederhana dan dapat digunakan untuk transaksi perdagangan antar negara dalam skala kecil.

Kartu kredit memang banyak dipilih sebagai alat pembayaran, apalagi jika Anda menggunakan e-commerce seperti eBay dan Amazon.

Pastikan kartu kredit Anda memiliki tanda Visa atau Mastercard untuk digunakan secara global.

Namun, karena kemudahannya, Anda harus memastikan menggunakan kartu kredit dengan bijak agar tidak merugikan Anda di kemudian hari.


7. Devisa

Bagi yang belum tahu, valuta asing merupakan alat pembayaran internasional yang menggunakan nilai tukar mata uang.

Namun untuk mempermudah, pembayaran biasanya dilakukan dengan menggunakan satuan mata uang USD.

Alasannya karena USD adalah mata uang internasional.

Bisa dibilang cara ini bisa dibilang cukup mudah karena akan dihitung dalam mata uang yang sama sehingga tidak perlu lagi menghitung selisihnya.

Baca Juga: Inilah 9 Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Valuta Asing Yang Harus Anda Ketahui


8. Kompensasi Pribadi

Jika Anda menggunakan alat pembayaran ini dalam transaksi internasional, pembayaran akan dilakukan di satu negara.

Bagaimana artinya? Simak ilustrasi berikut agar lebih jelas, yuk!

Abel dari Indonesia yang membeli barang ke Jisoo di Korea seharga US$1000.

Kemudian, Jihoon di Korea membeli barang dari Bagas di Indonesia dengan nilai yang sama.

Baca Juga: Belajar Keuangan Dari Drama Korea Kelas Itaewon, Ayo!

Dengan demikian, keempat pihak dapat menggunakan kompensasi pribadi, asalkan mereka saling mengenal dan percaya.

Langkah-langkahnya akan sebagai berikut.

Abel akan memberikan Bagas $1000, kemudian Jihoon akan memberikan Jisoo jumlah yang sama.

Mudah, kan?


9. Akun Escrow

Escrow Account adalah rekening yang dibuka untuk dua pihak.

Jadi, akses dan penggunaan digunakan secara bersamaan.

Nah, untuk menggunakan alat pembayaran ini dibutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara kedua belah pihak.

Baca Juga: Faktor-Faktor Yang Bisa Membuat Kerjasama Bisnis Berhasil dan Gagal

Transaksi akan berjalan sebagai berikut:

  • Pembeli menyetor uang ke rekening Akun escrow
  • Kemudian, penjual dapat mengambil uang di rekening yang sama.

10. Pembayaran Nanti

Sebenarnya jenis pembayaran ini sama dengan COD atau Bayar di tempat tetapi dalam skala internasional.

Pembayaran ini biasanya dilakukan jika importir dan eksportir kesulitan untuk saling mengenal karena masalah jarak.

Nantinya, pembayaran baru akan dilakukan saat barang sudah sampai dan diterima oleh importir.

Cara ini bisa dibilang menjadi favorit importir karena eksportir akan menanggung resiko pengiriman.

Baca Juga : 3 Hal Penting Sebelum Kirim Barang Ke Luar Negeri


11. Emas

Ya, Anda bisa menggunakan emas sebagai alat pembayaran internasional.

Emas memiliki fungsi yang sama dengan uang tunai, dimana nilai barang yang dijual harus sama dan disesuaikan dengan berat emasnya.

Keunggulan yang paling disukai dari alat pembayaran ini adalah emas tidak akan mudah rusak dan dapat terhindar dari inflasi.

Itu sebabnya emas juga dikenal sebagai tempat yang aman karena apapun gejolak yang terjadi di dunia tidak akan mempengaruhi nilai emas itu sendiri dan cenderung stabil.

Baca Juga: Investasi Emas: Tips dan Kesalahan Investasi Terbaik Dalam Investasi Emas


12. Paypal

Alat pembayaran internasional adalah dengan menggunakan PayPal.

PayPal sendiri merupakan virtual account yang menyediakan layanan transfer atau pembayaran online.

Baca Juga : Cara Membuat Paypal, Top Up Saldo dan Ambil Uang di Akun Paypal

Anda dapat melakukan transaksi antar negara di mana saja, menggunakan on line.

Sejauh ini, PayPal telah menjadi alat pembayaran internasional virtual yang populer dan paling banyak digunakan.

Keamanan menggunakan PayPal juga cukup baik dan jaringannya luas.


Nah, dari pembahasan instrumen pembayaran internasional di atas, mana yang jadi favoritmu?

Sebarkan informasi ini ke teman atau rekan yang membutuhkan, ya!

Jangan lupa untuk unduh aplikasi KoinWorks yang menyediakan berbagai produk keuangan sebagai solusi pengembangan dana dan pembiayaan bisnis dan pribadi.

Anda dapat melakukan dana pinjaman usaha hingga Rp2 miliar dengan bunga rendah dari 0,75% per tahun dengan KoinBisnis.

Jika Anda memiliki faktur piutang, Anda dapat menggunakan Solusi Faktur Koin dan tarik tunai segar hingga 80% dari total tagihan.

Semoga sukses selalu!