4 Ide Bisnis Saat Pandemi, Modal Minimal Tapi Selalu Uang!

Pandemi Covid-19 telah mengubah segalanya. Pola hidup, metode belajar, jam kerja, dan yang tidak kalah pentingnya adalah pola perilaku masyarakat dalam berbelanja.

Perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia membuat setiap orang harus beradaptasi, tidak hanya masyarakat tetapi juga para penggiat bisnis.

Berbagai bisnis keuangan di masa pandemi telah membuka potensinya dengan perubahan perilaku masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Berikut 4 ide bisnis gratis di masa pandemi yang bisa Anda tiru untuk menjadi sumber penghasilan atau penghasilan tambahan.


4 Bisnis Cuan di Masa Pandemi

Berikut berbagai bisnis tunai di masa pandemi yang bisa Anda coba:

1. Bisnis Aplikasi Premium Legal

Salah satu perilaku masyarakat yang berubah jauh setelah pandemi adalah perilaku menonton film.

Di masa-masa normal sebelum pandemi, kita sering menonton film di bioskop bersama teman-teman.

Jumlah pengunjung bioskop terbatas bahkan saat PPKM Mikro bioskop menjadi salah satu fasilitas umum yang ditutup. Untuk pecinta film, pilihannya sekarang adalah berlangganan aplikasi sungai kecil film seperti Netflix atau Disney Hotstar.

Survei dari Mitra Media Asia menyatakan bahwa ada sekitar 7 juta pengguna aplikasi sungai kecil film sesuai permintaan seperti Disney Hotstar, Netflix, VIU, & Vidio.

Tingkatkan terus pengguna layanan tontonan sungai kecil dari waktu ke waktu menjadikan bisnis ini menarik untuk anda coba.

Jika Anda tidak memiliki modal atau belum siap untuk terjun ke bisnis ini. Bisa coba dulu jadi pengecer aplikasi premium legal.

Selain tidak membutuhkan modal, menjadi pengecer Ini juga membantu Anda mendapatkan pelanggan setia.

2. Bisnis Kuliner Online

Selama pandemi, salah satu bisnis yang paling sukses adalah menjual makanan secara online.

Momentum Bekerja, perusahaan ventura Singapura NS mengumpulkan data bahwa nilai transaksi bruto atau barang dagangan kotor Nilai (GMV) layanan pesan-antar makanan online GrabFood sebesar Rp83 triliun dan GoFood Rp28 triliun pada 2020.

Bisnis kuliner on line memang sangat menjanjikan di masa pandemi. Perilaku konsumsi makanan masyarakat berubah karena tidak mampu lagi makan di tempat atau makan di tempat saat PPKM darurat dilaksanakan.

Banyak juga orang yang memilih untuk membeli makanan matang daripada memasak karena risiko pergi ke pasar tradisional dan supermarket yang masih ramai pembeli.

Jika Anda belum siap untuk memulai bisnis kuliner online dari awal, bisnis cuan di masa pandemi yang bisa Anda coba adalah dengan membeli/menyewa franchise.

Bisnis kuliner dengan metode franchise lebih mudah karena tidak perlu memulai semuanya dari awal.

Resep makanan, merek yang sudah dikenal, dan sudah terkoneksi dengan berbagai aplikasi online, adalah beberapa fitur yang bisa anda dapatkan dengan menggunakan metode franchise.

Tidak hanya fast food dan snack, berbagai franchise minuman dan kopi kekinian juga tersedia.

3. Toko Pakaian Bekas (Toko jual barang loakan)

Pandemi telah mengurangi pendapatan sebagian besar orang. Masyarakat harus mencari alternatif kebutuhannya, termasuk kebutuhan sandang yaitu sandang.

Pakaian bekas (bekas tapi berkualitas tinggi) adalah solusi bagi orang-orang yang ingin tetap tampil mode tanpa menghabiskan banyak uang.

Banyak orang yang akrab dengan menyebutnya toko jual barang loakan.

Untuk memulai bisnis ini, yang Anda butuhkan hanyalah pemasok pakaian. Selain bisa beli di berbagai toko/pasar offline yang menjual pakaian bekas yang layak pakai, ada juga distro/industri pakaian jadi yang menjual pakaian sisa untuk ekspor dan menolak.

Setelah mendapatkan pakaian untuk produk toko Anda. Jangan lupa buka toko online di perdagangan elektronik dan membuat media sosial, khususnya Instagram.

Toko pakaian penghematan sedang menjamur akhir-akhir ini. Namun jangan khawatir, peluang pasar masih sangat terbuka dan sangat kompetitif.

Tren mode terus berubah, dan kemampuan Anda untuk melihat perubahan tren mode adalah kunci dalam upaya ini.

Tidak hanya foto baju yang bagus, pemilihan model, mencampur dan mencocokkan, dan instal OOTD (Pakaian hari ini) dengan konsep yang menarik juga menjadi lebih menarik bagi toko baju bekas.

Jangan lupa mencantumkan bahwa pakaian yang Anda jual bersih dan steril. Kesehatan pembeli tetap nomor satu, apalagi di masa pandemi.

4. Tutor dan tutor

Pola perilaku masyarakat lain yang berubah di masa pandemi adalah pola pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi).

Sistem pembelajaran yang berubah menjadi on line membuat siswa harus beradaptasi dengan sistem yang baru.

Pengurangan jam belajar juga membuat siswa dan orang tua kewalahan, terutama jika mereka memiliki tujuan untuk masuk ke sekolah atau universitas unggulan.

Menjadi tutor atau tutor bisa menjadi pilihan bisnis yang layak di masa pandemi. Dengan penawaran harga yang lebih terjangkau dari bimbel on line, Anda dapat berbagi pengetahuan dengan teman sekelas Anda.

Tidak hanya sebatas pelajaran sekolah, kamu juga bisa menawarkan berbagai ilmu sebagai guru/tutor seperti bahasa Korea, pemrograman, perangkat lunak desain grafis, dan sebagainya.


Apa Bisnis Cuan Pilihan Anda Saat Pandemi?

Berbagai bisnis keuangan di masa pandemi memiliki potensi yang tinggi.

Kebiasaan masyarakat yang berubah selama pandemi akan sulit diubah kembali seperti sebelum pandemi berakhir. Ayo mulai bisnis dari sekarang!